Pages

Subscribe:
Photobucket

Labels

Senin, 30 Januari 2012

Hidup itu seperti Slideshow !!!

Nah, Dingin sekali hari ini kan ya, memang ku lihat sejak kemarin dan sepanjang hari ini matahari sepertinya malu-malu saja . ,
Tapi bukankah tidak akan pernah ada hangat ketiga tak ada dingin? hahai berfilosofi lagi !!!

Jadi 2 pekan ini benar-benar menakjubkan, bagi kami mahasiswa STAN, well tidak semuanya sih, tapi kebanyakan memang seperti itu. Jadi pekan depan kami akan mulai menghadapi UAS, jadi ini adalah pekan terakhir perkuliahan semester ganjil. Nah, yang biasa terjadi dikampus kami adalah adanya penumpukan, penumpukan penugasan dan penumpukan pertemuan.

Karena dosen kami kebanyakan pegawai dan/atau pejabat di kementerian keuangan, jadi tentulah mereka mempunyai, istilahnya dobel amanah. Lalu imbasnya adalah, adanya hutang pertemuan ketika para dosen tidak bisa mengajar karena ada tugas dari kantor. Nah seperti yang ku jelaskan tadi, hutang pertemuan itu biasanya dilunasi pada pekan-pekan akhir perkuliahan.


Kondisinya adalah aku dalam dua pekan ini mengahadapi sekitar 25 pertemuan yang harus dilunasi, dikombokan dengan tugas-tugas makalah dan presentasi, jadilah tubuh ini semakin sempoyongan juga . ,
Well, tapi bukankah hidup itu memang harus begitu !!!


Ngobrolin tentang hidup,
Kalo kubilang, hidup itu seperti slideshow, yang dia terus menampilkan tayangan-tayangan baru, kadang berwarna, kadang abu-abu saja. Ada bagian yang kita suka dan ada yang tidak beitu menyenangkan. Ini berlaku untuk semua manusia di dunia ini, mau yang kaya atau miskin sama saja. Yang muda atau yang tua juga sama.

Aku gambarkan begini, bahkan ketika seorang yang dari lahir sudah dalam keadaan miskin, dan menjalani hidupnya dengan tidak menyenangkan ketika harus berjuang bekerja berat setiap hari dalam hidupnya, pasti -aku katakan pasti- dalam satu moment bisa besar atau kecil, dia merasakan bahagia, mungkin ketika bisa menyewa kontrakan dengan harga miring, atau ketika dia beristirahat pada senja hari sambil minum kopi dan berbincang dengan istrinya. Apapun bentuknya pasti dia pernah bahagia, atau bahkan dalam keadaan sulitnya dia bahagia.
kalian setuju ?

Atau apakah menurut kalian berbahagia hanya untuk orang kaya? Tentu saja kelihatannya begitu, rumah bagus misal atau mobil bagus. Bisa jadi orang yang memiliki itu bahagia, tetapi bisa jadi sebaliknya, mereka justru malah tidak merasakan sesuatu yang menyenangkan dengan itu semua. 

Karena kebahagian itu ada ketika ada sesuatu yang kita kejar, nah di dalam proses nya kita akan mengalami apa yang kita namakan perjuangan, hal ini lah yang menjadi pembentuk kebahagiaan yang besar, karena ketika perjuangan yang kita lakukan untuk sesuatu tadi besar, maka saat sesuatu itu kita raih, hasilnya adalah perasaan kegembiraan yang membuncah, kegembiraan yang sangat.
setuju?
^_^

Jadi intinya adalah hidup itu tak kan pernah seperti garis lurus yang itu-itu saja, hidup pasti akan seperti slideshow, yang selalu berganti, bahkan lebih canggih, karna kita tak perlu mengatakan "next" untuk lanjut ke slide berikutnya.

Oleh karna itu, jangan khawatir kawan-kawan ku,
bahkan setelah malam yang paling pekat, akan muncul matahari yang benderang,
bahkan setelah tanjakan yang melelahkan, akan ada turunan yang menyenangkan.

2 komentar:

Unknown mengatakan...

waw.. kak azam

Azzam Syahid Al Jundi mengatakan...

thank you om tel !!!

Posting Komentar