Pages

Subscribe:
Photobucket

Labels

Kamis, 22 Desember 2011

Kawan Seperjuangan

Sebenarnya Aku tidak mau mengakui ini, tapi baiklah . ,
Aku merindukan kalian kawan2 . ,

Hei, ini tidak seperti yang kalian pikirkan, apapun yang sedang kalian pikirkan ketika baca tulisan ini. Kalian tahu ini tentang teman2 kos, haha. Pekan ini mulai liburan untuk mahasiswa STAN, jadi kesempatan untuk pulang kampung kan, nah begitu juga kami para penghuni kos Pondok Karisma.

Kebanyakan dari kami sudah mulai libur hari kamis kemarin, tanggal 22. Tapi tidak dengan ku, aku harus pulang tanggal 24, karena aku masih ada kuliah pada tanggal 23 nya, bagiku tak masalah atau setidaknya aku merasa tidak akan ada yang perlu dikhawatirkan. Toh hanya tertunda 2 hari saja kepulanganku, lagi pula aku memang punya urusan yang harus kuselesaikan disini sebelum pulang kampung.


Nah, kemaren teman2 kos ku berjalan keluar dari kos dengan menggendong tas ransel yang besar2 -well,tidak sebesar itulah-, mereka tentu saja berangkat ke kampung halamannya masing2, tapi kebanyakan satu daerah denganku di Klaten tercinta. Setelah berpamitan dan mengucapkan salam mereka pergi, nah tentu saja aku menjawab salam mereka -kan hukumnya wajib kan- dan mendo'akan keselamatan mereka.

Kalo kupikir2 tak ada salahnya juga menikmati kos ini tanpa mereka, mungkin aku bisa merenung atau apalah. Well pikiran itu tak lagi ada dan aku menyadari sesuatu ketika azan maghrib terdengar. Biasanya akan ada yang mengetuk2 kamar, sambil teriak2 -yah,benar2 berteriak- untuk mengingatkan aku sholat. Nah ada juga "kepala suku" kami yang setiap azan langsung mengenakan pakaian kebesarannya dan secepat itu berwudu dan tak pernah absen -kukira memang tak pernah- ada pula yang tetap duduk di depan kamarnya melamun, biasanya sih karna dia baru saja bangun tidur, dia tidak sholat? Tentu saja dia kan beragama Kristen, sebenarnya ada juga yang masih disini, tapi apakah ada bedanya sedangkan beliaunya pun tak pernah ada dikos.

Jadi kalian pernah mendengar kata kehilangan? oh tentu saja, itu yang kurasakan sekarang. Seberapapun kalian tidak mau mengakuinya, ketika ada suatu hal atau suatu apapun yang setiap hari kalian lakukan dan dapati setiap hari selama hampir 3 tahun belakangan ini. Dan semua itu tiba2 tak ada lagi, apa yang kalian rasakan? Tentu saja kehilangan kan. Jadi katakan padaku, kalian pernah merasakannya?

Sebagaimanapun mereka juga aku sendiri saling meledek dan iseng satu sama lain, tetap aku yakin merekalah yang paling bisa diandalkan ketika ada masalah -oh baiklah,walopun tidak selalu, haha-. Tidak, tentu saja aku tidak cengeng kawan2, hanya saja aku punya jiwa dan hati yang lembut, setidaknya itulah yang kuharapkan, haha. Yah, mungkin sedikit berlebihan ya, ini hanya satu malam, lagi pula kami pun sudah merencanakan acara yang menyenangkan dikampung halaman sana, dan tentu saja akan bersenang-senang lagi. Hanya saja aku ingin berbagi karna baru saja tadi malam aku menyadari sesuatu, dan pula setelah shoalat jum'at ini aku kehilangan momen kami untuk berdiskusi, ah sedihnya. HAHA

Baiklah tidak ada yang penting dalam tulisan ini, tapi aku rasa banyak orang diluar sana yang merasakan hal yang sama. Jadi saran ku adalah nikmatilah momen2 berharga kalian dengan keluarga atau teman2 baik kalian dengan baik selagi masih ada kesempatan. Oh, maksudku sebentar lagi kami akan lulus dan sepertinya kami akan bekerja pada tempat yang berbeda-beda, jadi tak akan sama lagi keadaanya seperti sekarang kan.

Aku yakin kalian sudah tiba dirumah kalian masing2 dengan selamat kan???
oke, sampaikan hormatku buat keluarga !!!

Salam hangat persahabatan dari ku ya !!!
jundi554
(^0^)/

0 komentar:

Posting Komentar